Dapat Dibeli   
    
Resensi   
    
Terpanggil Menjawab Tantangan Kepemimpinan

Berbagai survei menunjukkan kehausan atau kerinduan masyarakat akan pemimpin yang memiliki integritas, humility, dan termotivasi oleh purpose dan passion untuk membuat perbedaan dalam hidup semua orang yang dilayaninya. Pemimpin seperti ini dikenal sebagai pemimpin otentik. Kelangkaan kehadiran pemimpin seperti itu tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia dan telah menjadi tantangan bersama.

 

Motivasi utama menulis buku ini adalah keterpanggilan memberikan sumbangsih pemikiran dan pengalaman untuk membangun kehadiran lebih banyak pemimpin otentik di Indonesia. Darwin berharap agar isi buku ini bisa menginspirasi lebih banyak orang sehingga mereka memilih menjadi pemimpin dan menjadikan kepemimpinan untuk membuat perbedaan dalam hidup dan kariernya

 

Bagian I buku ini diberi judul Kehidupan Yang Bermakna, You are your life story. Life story atau narasi hidup kita mulai lahir hingga sekarang adalah milik kita yang paling berharga. Life story kita merupakan rekaman tempaan yang membentuk kita menjadi seorang pemimpin. Life story juga yang menginspirasi kita untuk hidup dengan tujuan tertinggi dan membuat perbedaan dalam setiap yang kita kerjakan. Life story menjadi warisan kita ke generasi mendatang. Life story kitalah yang menjadi kebanggaan keluarga bila suatu saat kita dipanggil berpulang oleh Tuhan Yang Mahakuasa. Life story terdiri dari kepenuhan diri, hubungan kekal dengan Tuhan dan sesama, dan perbedaan yang kita buat dalam hidup. You are your life story.

 

Bagian II buku ini berjudul Kepemimpinan Yang Membuat Perbedaan—You are NOT your job title. Job title atau jabatan adalah amanah. Job title adalah sesuatu yang melekat dengan kita saat menduduki posisi tertentu dalam tugas atau pekerjaan kita. Job title datang dan pergi, silih berganti. Kehidupan atau kepemimpinan kita tidak harus melekat dengan job title. You are NOT your job title. Kita harus memiliki courage untuk hidup dengan tujuan tertinggi sebelum atau tanpa memiliki job title. Kita harus bisa menjangkau orang-orang di sekitar dengan diri kita yang sebenarnya dan bukan dengan mengandalkan job title, serta secara selektif menunjukkan vulnerabilities kita tanpa terbungkus job title. Kita harus bisa menyelesaikan tugas dengan lebih baik dan melakukannya tidak untuk job title, tetapi untuk merealisasikan purpose dan passion kita dalam hidup. Kita harus bisa menanggalkan job title kita manakala bersama keluarga, teman-teman, dll. Kita tidak harus kehilangan atau mengorbankan purpose dan passion kita untuk mempertahankan job title.

 

Harapan Darwin yang paling dalam adalah agar isi buku ini bisa menginspirasi lebih banyak orang sehingga memilih menjadi pemimpin dan menjadikan kepemimpinan untuk membuat perbedaan dalam hidup dan kariernya

Narasi Hidup Membentuk Pemimpin Otentik

Narasi hidup adalah penting, dan bukan semata-mata fakta hidup atau riwayat hidup kita. Narasi hidup berfungsi sebagai sebuah perekam yang setiap saat bisa diputar bolak-balik di kepala kita. Kita bisa memutar kembali peristiwa-peristiwa dan interaksi pribadi yang penting dalam kehidupan kita secara berulang, dan kemudian mencoba memaknainya sehingga kita akhirnya dapat lebih mengenal diri kita sendiri.

 

Pemimpin otentik menemukan makna dan belajar dari kejadian-kejadian penting dalam hidupnya. Peristiwa-peristiwa transformatif tersebut dikenal sebagai crucibles, yaitu sebuah ujian dan cobaan berat yang menempa calon pemimpin otentik. Crucibles bersifat intens, seringkali traumatis, dan selalu di luar kehendak dan tidak terencana. Crucibles memaksa para pemimpin masuk ke refleksi diri yang lebih atau paling dalam, di mana mereka menguji nilai-nilai pribadi mereka, mempertanyakan asumsi-asumsi mereka, dan memaknai berbagai tantangan dan menjadi pribadi yang lebih baik karenanya.

 

Darwin mencoba memutar kembali peristiwa-peristiwa dan interaksi pribadi yang penting dalam kehidupannya sendiri. Kemudian, Darwin mencoba memaknainya dan menarik 10 simpul-simpul pemaknaan hidup dan karier menjadi pemimpin otentik

 

1. Bloom where You are Planted

Sebagai manusia, kita tidak punya pilihan di mana dan di keluarga mana kita lahir atau dibesarkan. Akan tetapi, setiap dari kita adalah karya unik Tuhan yang menciptakan dan menyiapkan tempat tersendiri bagi kita di dunia ini. Sebagaimana tanaman, mekarlah di mana pun kita ditebarkan.

2. Kind Words can Change Lives

Dalam kehidupan kita sehari-hari, baik di kantor atau di rumah, kita bisa mengubah hidup orang lain dengan kata-kata sederhana yang membangun dan memberi rasa percaya diri. Kita tak akan pernah bisa membayangkan seberapa besar pengaruh kata-kata tulus kepada orang-orang yang kita semangati. It works like magic!

3. A Tragedy or Difficult Situation is a Call for Leadership

Menjadi pemimpin tidak hanya saat kita diangkat menjadi seorang manajer, vice president, ataupun CEO. Kesempatan menjawab panggilan kepemimpinan bisa datang setiap hari, dan bisa terjadi sewaktu kita masih sangat muda. Tragedi atau situasi yang sulit sering menjadi titik masuk ke perjalanan kepemimpinan.

4. Gain Strength through Adversity

Ketika memilih untuk menerima panggilan kepemimpinan, lihatlah gelas kehidupan sebagai setengah penuh, bukan lagi setengah kosong. Rintangan sepanjang jalan hanya berfungsi sebagai pijakan melangkah, bukan untuk disedihkan atau diratapi. Berbagai hambatan akan menumbuhkembangkan kekuatan karakter dalam diri kita.

5. Travel Your Own Path, No Need for the Approval of Others

Penilaian masyarakat atas jalur hidup kita sering menghadapkan kita dengan cengkeraman gengsi, tidak dipandang, dan rendah diri. Akan banyak orang atau bahkan keluarga kita yang tidak setuju dengan pilihan kita. Kita perlu memiliki keteguhan untuk menahap di jalan pilihan kita dan yang Tuhan siapkan untuk kita.

6. We will Hit Many Walls

Setiap dari kita akan pernah atau berulang kali membentur tembok dalam perjalanan karier kita. Akan tetapi, lihatlah rumput-rumput yang terlihat mati pada musim kemarau. Rumput-rumput tersebut punya harapan akan tetap bisa tumbuh dan malah akan lebih hijau lagi pada musim hujan.

7. Will Never Know What Lies ahead of Us

Apabila kita tidak bahagia dengan pekerjaan saat ini, maka ini adalah sebuah kesempatan untuk bertanya dan menemukan apa yang paling berarti bagi kita, atau talenta kita sesungguhnya. Tuhan akan menuntun jalanmu dan membukakan pintu-pintu yang sebelumnya tertutup dan kita tidak akan pernah tahu bentangan kesempatan baru apa yang ada di depan kita.

8. The Right People will Cross Our Path

Tuhan merencanakan tempat yang unik bagi kita di dunia ini, dan menuntun kita untuk menemukan tujuan hidup tertinggi. Tuhan melakukannya dengan menempatkan kita di tengah orang-orang yang disiapkan-Nya untuk membawa kita ke tempat tinggi yang tidak pernah kita mimpikan sebelumnya.

9. Enjoy the Journey

Terkadang, kita larut dalam tujuan-tujuan kita dan sangat terfokus pada hasil akhir, sehingga kita kehilangan kesempatan merasakan keajaiban Tuhan sepanjang perjalanan. Kita perlu menjaga keseimbangan antara bekerja keras, tetap fokus, mengejar mimpi-mimpi, dan berhenti sejenak setiap hari mencium harumnya bunga mawar.

10. Your Greatest Days are Still ahead

Banyak orang hidup di dalam zona kenyamanannya. Akan tetapi, yang harus kita lakukan adalah melintas ke zona kenyamanan iman. Manakala telah berserah sepenuh-Nya kepada Tuhan YME, di situlah kita dapat menyaksikan karya Tuhan yang luar biasa dalam diri kita. Karya terbesar Tuhan masih ada di depan kita.

© Darwin Silalahi | Visitors: 19,078
Terpanggil Menjawab Tantangan Kepemimpinan

Berbagai survei menunjukkan kehausan atau kerinduan masyarakat akan pemimpin yang memiliki integritas, humility, dan termotivasi oleh purpose dan passion untuk membuat perbedaan dalam hidup semua orang yang dilayaninya. Pemimpin seperti ini dikenal sebagai pemimpin otentik. Kelangkaan kehadiran pemimpin seperti itu tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia dan telah menjadi tantangan bersama.

 

Motivasi utama menulis buku ini adalah keterpanggilan memberikan sumbangsih pemikiran dan pengalaman untuk membangun kehadiran lebih banyak pemimpin otentik di Indonesia. Darwin berharap agar isi buku ini bisa menginspirasi lebih banyak orang sehingga mereka memilih menjadi pemimpin dan menjadikan kepemimpinan untuk membuat perbedaan dalam hidup dan kariernya

 

Bagian I buku ini diberi judul Kehidupan Yang Bermakna, You are your life story. Life story atau narasi hidup kita mulai lahir hingga sekarang adalah milik kita yang paling berharga. Life story kita merupakan rekaman tempaan yang membentuk kita menjadi seorang pemimpin. Life story juga yang menginspirasi kita untuk hidup dengan tujuan tertinggi dan membuat perbedaan dalam setiap yang kita kerjakan. Life story menjadi warisan kita ke generasi mendatang. Life story kitalah yang menjadi kebanggaan keluarga bila suatu saat kita dipanggil berpulang oleh Tuhan Yang Mahakuasa. Life story terdiri dari kepenuhan diri, hubungan kekal dengan Tuhan dan sesama, dan perbedaan yang kita buat dalam hidup. You are your life story.

 

Bagian II buku ini berjudul Kepemimpinan Yang Membuat Perbedaan—You are NOT your job title. Job title atau jabatan adalah amanah. Job title adalah sesuatu yang melekat dengan kita saat menduduki posisi tertentu dalam tugas atau pekerjaan kita. Job title datang dan pergi, silih berganti. Kehidupan atau kepemimpinan kita tidak harus melekat dengan job title. You are NOT your job title. Kita harus memiliki courage untuk hidup dengan tujuan tertinggi sebelum atau tanpa memiliki job title. Kita harus bisa menjangkau orang-orang di sekitar dengan diri kita yang sebenarnya dan bukan dengan mengandalkan job title, serta secara selektif menunjukkan vulnerabilities kita tanpa terbungkus job title. Kita harus bisa menyelesaikan tugas dengan lebih baik dan melakukannya tidak untuk job title, tetapi untuk merealisasikan purpose dan passion kita dalam hidup. Kita harus bisa menanggalkan job title kita manakala bersama keluarga, teman-teman, dll. Kita tidak harus kehilangan atau mengorbankan purpose dan passion kita untuk mempertahankan job title.

 

Harapan Darwin yang paling dalam adalah agar isi buku ini bisa menginspirasi lebih banyak orang sehingga memilih menjadi pemimpin dan menjadikan kepemimpinan untuk membuat perbedaan dalam hidup dan kariernya

Narasi Hidup Membentuk Pemimpin Otentik

Narasi hidup adalah penting, dan bukan semata-mata fakta hidup atau riwayat hidup kita. Narasi hidup berfungsi sebagai sebuah perekam yang setiap saat bisa diputar bolak-balik di kepala kita. Kita bisa memutar kembali peristiwa-peristiwa dan interaksi pribadi yang penting dalam kehidupan kita secara berulang, dan kemudian mencoba memaknainya sehingga kita akhirnya dapat lebih mengenal diri kita sendiri.

 

Pemimpin otentik menemukan makna dan belajar dari kejadian-kejadian penting dalam hidupnya. Peristiwa-peristiwa transformatif tersebut dikenal sebagai crucibles, yaitu sebuah ujian dan cobaan berat yang menempa calon pemimpin otentik. Crucibles bersifat intens, seringkali traumatis, dan selalu di luar kehendak dan tidak terencana. Crucibles memaksa para pemimpin masuk ke refleksi diri yang lebih atau paling dalam, di mana mereka menguji nilai-nilai pribadi mereka, mempertanyakan asumsi-asumsi mereka, dan memaknai berbagai tantangan dan menjadi pribadi yang lebih baik karenanya.

 

Darwin mencoba memutar kembali peristiwa-peristiwa dan interaksi pribadi yang penting dalam kehidupannya sendiri. Kemudian, Darwin mencoba memaknainya dan menarik 10 simpul-simpul pemaknaan hidup dan karier menjadi pemimpin otentik

 

1. Bloom where You are Planted

Sebagai manusia, kita tidak punya pilihan di mana dan di keluarga mana kita lahir atau dibesarkan. Akan tetapi, setiap dari kita adalah karya unik Tuhan yang menciptakan dan menyiapkan tempat tersendiri bagi kita di dunia ini. Sebagaimana tanaman, mekarlah di mana pun kita ditebarkan.

2. Kind Words can Change Lives

Dalam kehidupan kita sehari-hari, baik di kantor atau di rumah, kita bisa mengubah hidup orang lain dengan kata-kata sederhana yang membangun dan memberi rasa percaya diri. Kita tak akan pernah bisa membayangkan seberapa besar pengaruh kata-kata tulus kepada orang-orang yang kita semangati. It works like magic!

3. A Tragedy or Difficult Situation is a Call for Leadership

Menjadi pemimpin tidak hanya saat kita diangkat menjadi seorang manajer, vice president, ataupun CEO. Kesempatan menjawab panggilan kepemimpinan bisa datang setiap hari, dan bisa terjadi sewaktu kita masih sangat muda. Tragedi atau situasi yang sulit sering menjadi titik masuk ke perjalanan kepemimpinan.

4. Gain Strength through Adversity

Ketika memilih untuk menerima panggilan kepemimpinan, lihatlah gelas kehidupan sebagai setengah penuh, bukan lagi setengah kosong. Rintangan sepanjang jalan hanya berfungsi sebagai pijakan melangkah, bukan untuk disedihkan atau diratapi. Berbagai hambatan akan menumbuhkembangkan kekuatan karakter dalam diri kita.

5. Travel Your Own Path, No Need for the Approval of Others

Penilaian masyarakat atas jalur hidup kita sering menghadapkan kita dengan cengkeraman gengsi, tidak dipandang, dan rendah diri. Akan banyak orang atau bahkan keluarga kita yang tidak setuju dengan pilihan kita. Kita perlu memiliki keteguhan untuk menahap di jalan pilihan kita dan yang Tuhan siapkan untuk kita.

6. We will Hit Many Walls

Setiap dari kita akan pernah atau berulang kali membentur tembok dalam perjalanan karier kita. Akan tetapi, lihatlah rumput-rumput yang terlihat mati pada musim kemarau. Rumput-rumput tersebut punya harapan akan tetap bisa tumbuh dan malah akan lebih hijau lagi pada musim hujan.

7. Will Never Know What Lies ahead of Us

Apabila kita tidak bahagia dengan pekerjaan saat ini, maka ini adalah sebuah kesempatan untuk bertanya dan menemukan apa yang paling berarti bagi kita, atau talenta kita sesungguhnya. Tuhan akan menuntun jalanmu dan membukakan pintu-pintu yang sebelumnya tertutup dan kita tidak akan pernah tahu bentangan kesempatan baru apa yang ada di depan kita.

8. The Right People will Cross Our Path

Tuhan merencanakan tempat yang unik bagi kita di dunia ini, dan menuntun kita untuk menemukan tujuan hidup tertinggi. Tuhan melakukannya dengan menempatkan kita di tengah orang-orang yang disiapkan-Nya untuk membawa kita ke tempat tinggi yang tidak pernah kita mimpikan sebelumnya.

9. Enjoy the Journey

Terkadang, kita larut dalam tujuan-tujuan kita dan sangat terfokus pada hasil akhir, sehingga kita kehilangan kesempatan merasakan keajaiban Tuhan sepanjang perjalanan. Kita perlu menjaga keseimbangan antara bekerja keras, tetap fokus, mengejar mimpi-mimpi, dan berhenti sejenak setiap hari mencium harumnya bunga mawar.

10. Your Greatest Days are Still ahead

Banyak orang hidup di dalam zona kenyamanannya. Akan tetapi, yang harus kita lakukan adalah melintas ke zona kenyamanan iman. Manakala telah berserah sepenuh-Nya kepada Tuhan YME, di situlah kita dapat menyaksikan karya Tuhan yang luar biasa dalam diri kita. Karya terbesar Tuhan masih ada di depan kita.

© Darwin Silalahi | Visitors: 19,078